Rabu, 02 Oktober 2013

50 TAHUN FT UNSYIAH

KAMPUS BARU SUMBANGAN PERTAMINA

Pada suatu hari , tanggal 19 Januari 1969 sebuah sejarah telah terukir di kampus Darusalam. Mayor Jenderal Ibnu Sutowo Direktur Utama PN Pertamina menyerahkan keharibaan rakyat Aceh sebuah gedung kuliah dan laboratorium untuk FT Unsyiah.Bantuan ini  tidak lepas dari permintaan Gubernur Aceh saat itu,Muzakir Walad yang  punya perhatian penuh kepada pendidikan putera puteri  Aceh. Dekan saat itu masih dijabat oleh Ir Sudarsono Tjokroseputro,dengan tangan dingin dan kepemimpinannya telah mengantarkan  manajemen   fakultas ini menjadi maksimal dan efektif.
Gedung FT Unsyiah ini terdiri  dari : kantor dekan ,dosen, pengajaran, perpustakaan,studio perencanaan dan ruang kuliah.Sebuah aula konstruksi kayu desain sendiri melengkapi ruang kuliah yang ada.
Laboratorium terdiri dari : Pengujian Material kayu dan baja, Bahan  Konstruksi Bangunan,  Mekanika Tanah dan Ilmu Ukur Tanah dilengkapi alat  pengujian yang cukup mutakhir saat itu. Sehingga pengujian material, beton  konstruksi, penyelidikan tanah dan survey pengukuran tanah yang selama ini dilakukan diluar daerah sudah dapat dilakukan di kampus ini.
Kehadiran kampus ini dimeriahkan dengan kepulangan insinyur generasi pertama Unsyiah yang beraffiliasi   dengan UGM, para dosen muda itu adalah : Ir.M.Ali Ismail, Ir.Imran A.Rahman, Ir.Bustam Husein, Ir.Sukmayeti dan Ir.Maasri Sutan Bandaro. Fajar mulai menyingsing di kampus FT Unsyiah.........

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar