Minggu, 07 Februari 2016

SAHABATKU IRWANDY

Januari 2016 ini kami kehilangan seorang sahabat yang berpulang kerahmatullah dengan cara yang indah.Pagi itu dia masih membersihkan ruanganku, kamar kerjaku di Trapenca Group terus menerus tanpa henti sejak 33 tahun silam.Dengan mengendarai sepedanya sehari hari setelah menunaikan tugas dikantor, dia juga saat ini menjadi pemborong kecil mengerjakan proyek bantuan sosial dari anggota DPRA dan DPRK Banda Aceh kerabatnya.Saat terakhir itu dia dipercaya oleh pengurus mushalla di komplek Go Heng untuk mengerjakan pembangunan tempat wudhuk.Saat menyelesaikan hutang pembelian material di toko bahan bangunan tak jauh dari mushala itu....dia jatuh terkulai diatas lembaran lembaran triplek..........Innalillaahi wainna ilaihi raajiuun. Kami menyadari perpisahan indah ini saat tiba di UGD Rumah Sakit Fakinah Banda Aceh.

Dia hadir di Trapenca Group saat kantor baru di komplek Go Heng pada tahun 1982, sebagai office boy.Sahabatku ini cuma tamatan SD di Blang Pidie sebuah ibu kota sebuah kecamatan di kabupaten Aceh Selatan.dan masih kerabat direktur group ini almarhum Ir Rusman MS.Sebuah insiden kecil terjadi saat kutegur kekurangannya karena membersihkan meja gambarku yang masih tertinggal debunya.Dengan temperamen premannya mengajakku berkelahi yang tak kuhiraukan.Setelah mendapat penjelasan bahwa aku adalah karyawan paling senior dan lebih awal dari direktur saat itu yang kebetulan pakciknya.Setelah itu dia menaruh hormat kepadaku sang chief draftman saat itu.Dia adalah karyawan yang profesional yang setia dengan posisinya sepanjang  33 tahun tanpa promosi jabatan lainnys karena keterbatasan pendidikannya.

Dengan keseniorannya dia sebagai abang bagi karyawan lainnya terutama  diantara para karyawati yang bisa bermanja kepadanya. Dia sebagai fasilitator penyambung aspirasi karyawan dalam berkomunikasi kepada pihak manajemen.Saat konflik sebelum MoU Helsinki dia dengan mempunyai jaringan yang luas diakar rumput bisa mengamankan kantor ini dari pajak nanggrou yang meresahkan saat itu.Dengan jabatannya sebagai kepala lorong dia efektif sebagai security kantor.Dengan pengabdian panjang dikantor ini sejak lajang hingga berkeluarga dan anak sulungnya telah menjadi seorang bintara polisi, yang membanggakan puteri kedua telah dihantarkannya menjadi seorang sarjana hukum dan sibungsu telah sampai dipendidikan akademi kebidanan.Selain itu dia menghadiahkan untuk san isteri sebidang tanah dengan sebuah rumah mungil yang indah.Sebuah inspirasi bagi seorang karyawan swasta..........

Kehadirannya bagiku tidak cuma sebagai office boy, tapi sebagai seorang sahabat tempat mencurahkan keluh kesahku sebagai yang diberi amanah menjalankan  perusahaan ini sejak tahun 2000. Mendukungku saat memutuskan merenovasi rumah yang kutempati dengan mencari dan mengkoordinir para tukang bangunan.Juga sebagai penjamin saat aku berhutang kepada toko bangunan dan material.Saat paska tsunami 2004 perannya cukup berarti saat membersihkan lumpur dari rumahku dan rumah ibundaku di Punge.Setiap khanduri di mushala Komplek Go Heng dia senantiasa mengirim rantang kuah beulangong kerumah kami.Ah....terasa indah mengenang kebaikanmu saat engkau telah pergi.........Allahummaghfirlahu

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar